Kayuagung-OKI, Lempuing Jaya
Di Desa Sukamaju, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, 1.200 ekor ayam mati dari populasi yang ada sekitar 2.550 ayam dalam satu bulan terakhir. Beberapa sampling yang diambil petugas Dinas Peternakan Ogan Komering Ilir (OKI) menyatakan positif flu burung. Bahkan, Kamis (3/3) petugas mengeleminasi ayam-ayam yang masih tersisa dalam radius 1 km dari kandang terinfeksi.
Pemusnahan dilakukan di areal kebun sawit milik warga. Sesuai dengan prosedur tim Participant Deseases Survailans and Respons (PDSR) Avian Influenza, setelah penyembelihan hewan-hewan tersebut lantas dibakar dan dikubur. Pemusnahan dihadiri Kepala Desa (Kades) Sukamaju, Camat Lempuing Jaya dan dari Dinas Kesehatan setempat.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten OKI, Ir. Asmar Wijaya M.Si melalui Kabid Kesehatan Hewan, Ir. Yuni Saryani, M.Si didampingi Kasi Kesehatan Hewan dan Viteriner drh. Surma menjelaskan, ayam-ayam yang dieleminasi berjumlah 38 ekor milik 5 warga atas nama Suseno, Nia, Pei, Wandi dan Nasirun. Dari ayam-ayam tersebut, 5 ekor ayam dewasa, sisanya anak-anak ayam.
“Ayam-ayam tersebut sisa peliharaan warga yang masih hidup dalam radius 1 kilometer dari titik awal temuan. Yang tersisa hampir semuanya anak ayam,” ujar Yuni.
Mengenai kematian sekitar 1.200 ekor ayam di desa tersebut dijelaskan oleh Yuni semuanya mati secara bertahap.
“Dari informasi kepala desa dan warga, jumlah populasi ayam di desa tersebut sekitar 2.550 ekor. Khusus di kampung tempat titik temuan, selama beberapa waktu terakhir atau sekitar satu bulan lebih sudah mati sekitar1.200 ekor dan sisanya tinggal sedikit itupun anak-anak ayam. Yang tersisa itulah yang kita eleminasi,” jelasnya.
Untuk yang mati, berdasarkan informasi warga, ayam-ayam mati tersebut mereka kubur dan terbebas dari penyebaran melalui air/sungai karena tidak ada yang dibuang begitu saja di sungai. Selain memang kawasan tersebut lahan kering yang jauh dari sungai, warga juga langsung mengubur jika ada hewan peliharaan mereka yang mati.
Sedangkan pengeleminasian/pemusnahan populasi yang tersisa dilakukan setelah Dinas Peternakan OKI menerima lembar hasil pemeriksaan dari BPPP Veteriner regional III Lampung atas sample beberapa unggas yang mereka kirimkan, setelah sebelumnya dilakukan rapid test di lapangan dan hasilnya positif.
Sementara untuk kasus sebaran virus ke warga desa Sukamaju, sampai berita ini diturunkan belum diperoleh informasi. Hanya saja warga setempat menjelaskan, pasca kematian mendadak secara terus menerus unggas warga, ada pihak Puskesmas setempat yang melakukan pemeriksaan kesehatan warga.
Atas kasus di Lempuing Jaya ini, artinya sudah dua kecamatan dalam wilayah Kabupaten OKI yang terkena serangan Avian Influenza yakni desa Serigeni kecamatan Kota Kayuagung dan desa Sukamaju kecamatan Lempuing Jaya.
hallo mba salam kenal neh dari pematang panggang web kita www.mesuji.blogspot.com
BalasHapus